Petkeswan Bisbunak Banyuasin Petkeswan Peternakan Dan Kesehatan Hewan,Paravetindo,Paramedik Veteriner Indonesia. Sosialisasi Pada Ternak Sapi

Allnewsterkini. Com | Banyuasin air salek- Meskipun sempat diterpa hujan, tidak menyurutkan para petugas Disnakkeswan Kabupaten Banyuasin, untuk melaksanakan pelayanan kepada Warga Masyarakat kecamatan air salek, terhadap hewan besar berjenis sapi,kamis (09/05/24)

Disnakkeswan Kab. Banyuasin untuk melaksanakan pelayanan kepada Warga Masyarakat Desa sekecamatan di kecamatan air saleh kabupaten Banyuasin provinsi Sumatera Selatan, yang berdatangan ke lokasi Titik Kumpul di halaman kantor camat air saleh Pelayanan Perbibitan dan IdentifIkasi Akseptor dengan membawa ternak sapi peliharaannya sehat.

Dinas Perkebunan dan Peternakan kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatra Selatan berkerja sama dengan tim kecamatan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten kembali melaksanakan kegiatan Pelayanan penyuntikan dan Identifikasi Akseptor,

Melalui kegiatan ini Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Banyuasin menghimbau kepada para peternak untuk memperhatikan dan menjaga kesehatan ternak agar tidak mudah terserang penyakit di musim penghujan Agar mendapat meningkatkan daya tahan tubuh, dalam pelayanan ini semua ternak sapi yang dibawa peternak mendapatkan layanan suntikan vitamin jenis ADX dan B flek

Baca Juga :   Melalui Aplikasi BANPOL Polda Sumsel Bongkar Sindikat Lahgun BBM Subsidi, Manager dan Pengawas SPBU Tersangka

selaku Disbunak Banyuasin pak Suroso menyebutkan dari beberpa ternak sapi yang dibawa, diantaranya menunjukkan gejala terkena cacingan Setelah dilakukan pemeriksaan, ternak sapi tersebut diberikan obat cacing dan suntikan 5, Mili per sapi itu jenis vitamin ADX dan B flek untuk menguatkan imunis sapi agar tidak mudah terserang penyakit, Jenis Pelayanan yg di berikan adalah Komunikasi sosialisasi kepada peternak yang berada di kec air salek, ungkap nya bapak Suroso

Lanjut nya, Cacingan juga perlu diwaspadai pada musim hujan, karena meskipun cacingan tidak berbahaya atau tidak mematikan, tetapi jika tidak ditangani secara benar akan menyebabkan kerugian yang tidak sedikit, bahkan pada kondisi yang parah juga akan bisa mengakibatkan kematian pada ternak,” ujarnya.

Baca Juga :   Tim Tabur Kejagung Berhasil Mengamankan Buronan (DPO) Perkara Korupsi Atas Nama Terpidana SA

Selain cacingan, masih ditemui pula kondisi kandang yang kurang bersih dari kotoran ternak sapi yang masih menumpuk dalam kandang. Terlebih lagi jika ada genangan air yang bercampur kotoran yang bisa menjadi sumber penyakit pada ternak sapi,

“Seharusnya kondisi kandang tidak dalam keadaan yang becek dan licin, menghindari sapi terpeleset dan jatuh sehingga menyebabkan ternak sapi ber penyakit” tambahnya

Ditambahkan lagi Perbibitan Ternak Disnakkeswan Kabupanten Banyuasin bahwa sapi yang dibawa ke pelayanan terlihat lebih dominan jenis sapi yang dipelihara jenis Sapi Bali sebagian lagi ada jenis Sapi PO dan Limousine

Dalam rangka mengantisipasi penyakit ngorok atau atau yang biasa di sebut septicaemia epizootika pada ternak besar seperti sapi dan kerbau maka dinas perkebunan dan peternakan kabupaten Banyuasin bersama dengan DPC pparavetindo paramedik veteriner dan ismenator kabupaten Banyuasin akan melakukan pelayanan kesehatan hewan serta komunikasi informasi dan edukasi KIE penyakit hewan dan kecamatan air salek yang akan datang di selenggarakan pada tanggal 8–10 mei 2024 dengan jatwal terlampir.

Baca Juga :   Kadiv Humas Polri Beri Penghargaan ke 7 Anggota dengan Nilai Sertifikasi Kompetensi Terbaik

Kegiatan pelayanan kesehatan hewan ini di barengi dengan pemeriksaan kebuntingan sapi kepeda peternak dengan menggunakan alat USG dan Manual berupa Valvasi Rental, Valvasi Rental alias di rogoh,

Sebelumnya apel terlebidahulu di halaman kantor camat Air Salek, hadir dalam apel, camat Air Salek, Mulyadi S Sos M Si, Arisa lahari, selaku pegiat peternak sapi, disbunak Banyuasin, Suroso dam tim lainya

Wartawan Mulyadi

Komentar