3.425 Balita di Pekanbaru Belum Tersentuh Imunisasi, Pemko Kejar Anak “Zero Dose

Pekanbaru29 views

‎PEKANBARU – Allnewsterkini. Com | Ribuan anak usia dini di Kota Pekanbaru masih belum mendapatkan imunisasi sama sekali. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru mencatat sedikitnya 3.425 anak usia 0 hingga 2 tahun masuk dalam kategori zero dose.

‎Kondisi ini menjadi perhatian serius karena anak yang belum mendapatkan imunisasi memiliki risiko lebih tinggi terpapar berbagai penyakit yang sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi.

‎Sekretaris Dinkes Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengatakan anak-anak yang belum memperoleh imunisasi berisiko terserang penyakit seperti difteri, tetanus, campak hingga rubella.

‎“Kalau ini dibiarkan mereka berisiko terjangkit penyakit seperti difteri, tetanus, campak dan rubella,” ujar Dedy, Selasa (15/9/2026).

‎Menurut Dedy, persoalan tersebut menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota Pekanbaru. Terlebih, capaian imunisasi anak di Pekanbaru saat ini masih tergolong rendah dan berada di peringkat ke-11 dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau.

‎Walikota Agung Nugroho Instruksikan Percepatan

‎Kondisi tersebut langsung mendapat perhatian Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Dedy menyebut, wali kota telah menginstruksikan Dinkes mengambil langkah percepatan untuk meningkatkan cakupan imunisasi sekaligus menekan jumlah anak zero dose.

‎“Sesuai arahan Pak Wali Kota, kami mendapat instruksi untuk melakukan langkah percepatan,” katanya.

‎Percepatan imunisasi nantinya tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinkes. Pemko Pekanbaru akan menggandeng Dinas Pendidikan, Dinas Sosial hingga TP PKK untuk memperluas sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

‎Langkah ini dinilai penting karena persoalan imunisasi tidak cukup hanya dengan menyediakan layanan. Orang tua juga perlu mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya imunisasi untuk melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah.

‎“Agar nantinya orangtua bisa membawa anak-anaknya ke posyandu atau puskesmas untuk melakukan imunisasi,” jelas Dedy.

‎Oktober Jadi Momentum Kejar Imunisasi

‎Upaya mengejar ketertinggalan imunisasi juga sejalan dengan dorongan Kementerian Kesehatan RI melalui **Bulan Imunisasi Kejar Nasional** yang direncanakan berlangsung selama satu bulan, mulai 1 Oktober hingga 31 Oktober 2026.

‎Program tersebut diharapkan menjadi momentum untuk menjangkau anak-anak yang selama ini belum mendapatkan imunisasi dasar.

‎Dinkes Pekanbaru akan mengoptimalkan layanan di posyandu dan puskesmas sekaligus memperkuat edukasi bersama lintas sektor.

‎Dedy menegaskan, keberadaan 3.425 anak zero dose tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Semakin cepat anak mendapatkan imunisasi, semakin besar pula upaya perlindungan terhadap risiko penyakit menular yang dapat dicegah.

‎Pemko Pekanbaru kini mendorong seluruh elemen masyarakat, terutama orang tua, untuk mengambil peran dengan membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan dan memastikan imunisasi mereka lengkap.

Komentar