Kodim 0322/Siak : Upaya Pemadaman Karhutla di Tasik Betung Terus Dilakukan

Siak21 views

Siak — Allnewsterkini. Com | Upaya pemadaman dan pendinginan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) memasuki hari keempat di Dusun 1 Seminai Kuning RT 01/RK 01, Kampung Tasik Betung, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan pemadaman dan pendinginan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD Kabupaten Siak, RPK Arara Abadi, Forest Protection PT Arara Abadi, pihak kecamatan serta Masyarakat Peduli Api (MPA).

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±2 hektare, dengan kondisi lahan berupa semak belukar dan tanaman sawit. Lokasi kebakaran berada pada koordinat 1°4’7,56″N 101°39’51,57″E.

Sebanyak 25 personel terlibat dalam penanganan Karhutla tersebut, terdiri dari TNI 2 orang, Polri 7 orang, BPBD Siak 2 orang, RPK Arara Abadi 3 orang, Forest Protection PT Arara Abadi 3 orang, pihak kecamatan 4 orang, serta MPA 4 orang.

Dalam proses pemadaman, tim menggunakan 2 unit ministriker, 1 unit alat berat PT Arara Abadi, serta 6 roll selang berukuran ½ inci. Tim juga melakukan pembuatan sekat bakar dan embung air dengan bantuan alat berat excavator untuk mendukung proses pengendalian api.

Namun, pelaksanaan pemadaman masih menghadapi sejumlah kendala, di antaranya tidak tersedianya sumber air di sekitar lokasi, kondisi cuaca panas serta angin yang cukup kencang. Kondisi tersebut menyebabkan api masih ditemukan menyala di beberapa bagian lahan.

Hingga Selasa siang, sebagian area telah memasuki tahap pendinginan. Tim gabungan terus melakukan pemadaman, penyekatan dan pendinginan guna mencegah api kembali menjalar ke area lainnya.

Sementara itu, terkait pemilik lahan yang terbakar, masih dalam proses penyelidikan oleh Polsek Sungai Mandau. Penyebab kebakaran juga masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

Tim gabungan akan terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan hingga kondisi lokasi benar-benar aman serta memastikan tidak terjadi perluasan maupun munculnya kembali titik api.

Komentar