Pekanbaru – Allnewsterkini. Com | Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru melaksanakan kegiatan skrining Tuberkulosis (TBC) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Rabu (4/11). Kegiatan yang berlangsung di Klinik Pratama Rutan Kelas I Pekanbaru ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Puskesmas Rejosari, dan RSUD Madani.
Kegiatan diawali dengan penyuluhan kesehatan mengenai Tuberkulosis (TBC) yang disampaikan oleh dokter dari Puskesmas Rejosari. Dalam penyuluhan tersebut, Warga Binaan diberikan pemahaman mengenai penyakit TBC, gejala yang perlu diwaspadai, cara penularan, serta pentingnya deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan secara berkala guna mencegah penyebaran penyakit.
Usai penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan proses pendaftaran dan pendataan identitas pasien, kemudian pelaksanaan skrining CKG serta skrining TB-HIV. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan tekanan darah, pengecekan gula darah, serta pemeriksaan HIV dan sifilis.
Selain pemeriksaan tersebut, para Warga Binaan juga menjalani pemeriksaan rontgen dada yang dilaksanakan di Klinik Pratama Rutan Kelas I Pekanbaru. Bagi Warga Binaan yang terindikasi atau diduga mengalami TBC, petugas turut memberikan pot dahak untuk pemeriksaan lebih lanjut sebagai bagian dari upaya memastikan deteksi dini penyakit.
Sebanyak 100 orang Warga Binaan mengikuti rangkaian kegiatan pemeriksaan kesehatan ini. Sinergi antara Rutan Kelas I Pekanbaru dengan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Puskesmas Rejosari, dan RSUD Madani menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal, sekaligus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular di lingkungan rutan.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas I Pekanbaru di bawah kepemimpinan Karutan Erwin Siregar terus berkomitmen memberikan perhatian terhadap kesehatan Warga Binaan. Kegiatan skrining TBC dan CKG berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Diharapkan melalui pemeriksaan ini, kondisi kesehatan Warga Binaan dapat terpantau dengan baik sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin demi mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan berkualitas.
