Kampar – Allnewsterkini. Com | Guna mengantisipasi dan menekan potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)secara masif. Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI turun langsung menggelar komunikasi Sosial (Komsos) serta edukasi kemasyarakatan di wilayah Kabupaten Kampar, Riau, pada Minggu (30/08/2026).
Sebanyak 23 personel Tim Penyuluh Mabes TNI yang dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Sudarma Setiawan, S.I.P., M.H., diterjunkan ke lapangan. Operasi edukasi ini dibagi menjadi dua tim guna menjangkau sasaran masyarakat secara optimal dan persuasif.
Tim 1 bergerak menyapa masyarakat di Desa Batu Langkah Kecil, Kecamatan Kuok. Sementara itu, Tim 2 menyisir pemukiman warga di Desa Sipungguk. Kecamatan Salo. Materi penyuluhan difokuskan pada penguatan pemahaman 3 Fase Penanganan Karhutla, yakni Tahap Pencegahan (Prevention), Tahap Penanggulangan (Response), serta Tahap Pemulihan (Recovery).
Selain itu, petugas memberikan pemahaman praktis terkait penggunaan aplikasi pemantauan Karhutla bagi masyarakat, Ketua Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI Brigjen TNI Sudarma Setiawan, S.I.P., M.H. menyampaikan bahwa pendekatan humanis dan pemahaman komprehensif merupakan kunci utama pencegahan Karhutla di tingkat tapak.
“Pencegahan Karhutla harus dimulai dari kesadaran penuh masyarakat di desa. Melalui komsos ini, kami mengedukasi warga mengenai tiga fase penanganan Karhutla agar maayarakat tidak hanya paham cara memadamkan, tetapi yang terpenting adalah mencegah timbulnya titik api sejak awal. Kami mendatangi langsung warga di tempat ibadah, warung kopi, hingga dari rumah ke rumah demi memastikan pesan pencegahan ini tersampaikan dengan efektif, ” tegas Brigjen TNI Sudarma Setiawan, S.I.P., M.H.Melalui evaluasi lapangan.
Metode Komsos door to door dan interaksi langsung di pusat aktivitas warga terbukti sangat efektif menyesuaikan rutinitas harian masyarakat lokal.
Sesuai rencana kerja lanjutan, Tim Penyuluh Mabes TNI dijadwalkan akan melanjutkan aksi edukasi Karhutla ke wilayah Desa Koto Tuo dan seputaran Kecamatan Kampar Hulu.(rl)





Komentar