Polresta Pekanbaru Ikuti Ngaji Kebangsaan Bersama Gus Baha, Perkuat Nilai Keagamaan dan Persatuan

Pekanbaru138 views

PEKANBARU – Allnewsterkini. Com | Jajaran Polresta Pekanbaru bersama Pejabat Utama (PJU) mengikuti kegiatan Ngaji Kebangsaan secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh jajaran Polri di seluruh Indonesia tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dari Rembang, Jawa Tengah, dengan menghadirkan K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha), Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA, sebagai pengisi kajian.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta sambutan Kapolri.

Dalam sambutannya, Kapolri menekankan pentingnya mengamalkan semangat Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila, khususnya Sila Ketiga, Persatuan Indonesia. Menurutnya, ikhtiar dan doa harus senantiasa berjalan bersama dalam menjaga persatuan serta kebaikan bangsa dan negara.

Kapolri juga menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam membangun bangsa, sehingga keberadaan dan pengabdian keduanya dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Memasuki sesi kajian, Gus Baha menyampaikan sejumlah pesan mengenai hubungan antara nilai ketuhanan, kemanusiaan dan kehidupan sosial dalam konteks kebangsaan.

Gus Baha menjelaskan bahwa para pendiri bangsa telah merumuskan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dalam Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa yang sangat penting. Nilai kebangsaan, menurutnya, tidak cukup hanya dipahami sebagai sebuah konsep, tetapi perlu diwujudkan dalam perilaku sosial sehari-hari.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam kehidupan bermasyarakat, manusia seharusnya hadir sebagai penjaga dan pelaku kebaikan, bukan sekadar pengamat. Karena itu, ketika terjadi persoalan di tengah masyarakat, setiap orang perlu mengedepankan sikap kemanusiaan dan tidak mudah menyalahkan pihak lain.

Dalam kajiannya, Gus Baha turut mengangkat pentingnya ilmu sosial dan ajaran Nabi Muhammad SAW dalam memuliakan sesama, termasuk menghormati dan menjaga hubungan baik dengan tetangga.

Menurutnya, manusia menyadari bahwa dirinya bukanlah pencipta segala sesuatu. Karena itu, sebaik apa pun ikhtiar yang dilakukan, tetap terdapat hal-hal yang berada di luar kemampuan manusia. Kesadaran tersebut menjadi landasan untuk tetap berusaha, berdoa dan menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dengan tugas Polri yang senantiasa bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Sikap kemanusiaan, ketulusan dan tanggung jawab menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan dan penegakan hukum.

Melalui kegiatan Ngaji Kebangsaan ini, personel Polri diharapkan semakin memiliki landasan moral dan spiritual dalam melaksanakan tugas, sekaligus mampu membangun cara pandang yang mengedepankan persatuan, kemanusiaan dan kepentingan masyarakat.

Bagi jajaran Polresta Pekanbaru, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara humanis, tulus, profesional dan berintegritas, dengan tetap berpegang pada nilai-nilai agama, Pancasila dan semangat persatuan Indonesia.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Jajaran Polresta Pekanbaru bersama PJU mengikuti seluruh rangkaian Ngaji Kebangsaan hingga selesai.***

Komentar