Sinergi IMIPAS Riau Perluas Pemasaran Produk Warga Binaan

Pekanbaru18 views

Pekanbaru – Allnewsterkini. Com| Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Rudy Fernando Sianturi, bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Suroto, mengunjungi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru untuk meninjau stand UMKM yang telah diresmikan sebagai salah satu bentuk aktualisasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya program “Pemasaran Produk Hasil Karya WBP Melalui Koperasi dan UMKM”, Rabu (9/09).

Kunjungan tersebut menjadi wujud sinergi antara jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung pemasaran produk hasil karya Warga Binaan. Keberadaan stand UMKM di lingkungan Kantor Imigrasi diharapkan dapat menjadi ruang promosi sekaligus memperluas akses pemasaran bagi berbagai produk hasil program pembinaan Pemasyarakatan.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau, Agung Prianto, yang menyampaikan apresiasi atas terwujudnya kerja sama tersebut. Menurutnya, keberadaan stand UMKM menjadi bentuk kolaborasi yang positif dalam mendukung produk-produk hasil karya Warga Binaan agar semakin dikenal masyarakat.

Kakanwil Ditjenpas Riau, Rudy Fernando Sianturi, menegaskan bahwa keberhasilan program pembinaan tidak hanya terletak pada proses menghasilkan produk, tetapi juga bagaimana produk tersebut dapat memperoleh ruang pemasaran yang lebih luas.

“Produk hasil karya Warga Binaan harus diberikan kesempatan untuk dikenal dan memiliki nilai ekonomi. Kolaborasi seperti ini menjadi langkah nyata untuk membuka akses pemasaran sekaligus mendukung keberlanjutan program pembinaan dan kemandirian,” ujar Kakanwil Rudy.

Melalui sinergi ini, pemasaran produk hasil karya Warga Binaan diharapkan semakin berkembang dan memberikan nilai tambah terhadap program pembinaan. Dampaknya, Warga Binaan memperoleh motivasi dan pengalaman produktif, sementara masyarakat turut berperan dalam mendukung hasil pembinaan serta membuka ruang bagi proses reintegrasi sosial yang lebih mandiri dan berkelanjutan.***

Komentar