Siswa SESKOAD Gelar Diskusi Strategis di Polres Kampar, Pelajari Penanganan Karhutla yang Terpadu

Kampar60 views

KAMPAR – Allnewsterkini. Com | Polres Kampar menjadi lokasi berhimpunnya diskusi strategis tingkat tinggi terkait isu krusial penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pada Senin (31/8/2026) sekira pukul 09.00 Wib, Ruang Data Polres Kampar menjadi saksi kegiatan studi dan pertukaran informasi yang melibatkan Siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (SES KOAD).

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh jajaran pimpinan Polres dan instansi terkait. Hadir memimpin jalannya kegiatan tersebut, Wakapolres Kampar Kompol Rizki Hidayat, S.E., S.I.K., M.H., didampingi oleh Kabag Ops Polres Kampar Kompol Amru Hutauruk, S.H., serta pejabat utama lainnya yaitu Kasat Reskrim Polres Kampar AKP I Gede Yoga Eka Pranata, S.Tr.K., S.I.K., M.H., dan Kasi Propam Polres Kampar Cherry Pangeran, S.H. Turut hadir memberikan perspektif kewilayahan adalah Kabid KL BPBD Kabupaten Kampar Adi Chandra, S.E., M.M.

Rombongan Siswa SESKOAD yang terdiri dari 4 personel—3 personel dari unsur TNI dan 1 personel dari unsur Polri—melakukan pendalaman materi secara intensif. Kegiatan berbentuk diskusi dan berbagi informasi (sharing session) ini berfokus pada pemetaan kondisi riil, potensi kerawanan, serta strategi penanganan dan pencegahan Karhutla yang diterapkan di wilayah Kabupaten Kampar.

Dalam sesi pembahasan yang berlangsung dinamis, materi yang dikupas meliputi langkah-langkah pencegahan dan penanganan, kesiapan personel serta sarana prasarana pendukung, kendala teknis maupun geografis yang dihadapi di lapangan, hingga kekuatan sinergi lintas sektoral yang terjalin erat antara unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, BPBD, pihak perusahaan, dan masyarakat.

Kedatangan para siswa SESKOAD ini memiliki tujuan mendalam sebagai bahan kajian strategis pendidikan mereka. Adapun sasaran utama kegiatan ini adalah:

1. Memperoleh data dan informasi faktual mengenai kondisi, karakteristik, serta potensi kerawanan Karhutla di Kampar.

2. Mempelajari pola penanganan terintegrasi mulai dari deteksi dini, pencegahan, operasi pemadaman, hingga pemulihan pasca-kebakaran.

3. Mengidentifikasi kendala nyata yang dihadapi dalam aspek personel, peralatan, koordinasi, hingga tantangan geografis dan partisipasi masyarakat.

4. Menganalisis efektivitas sinergi lintas unsur dalam upaya menjaga wilayah dari ancaman api.

5. Menggali pengalaman lapangan nyata guna merumuskan konsep dan strategi penanggulangan bencana yang efektif, terpadu, dan berkelanjutan di masa depan.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan penuh dengan pertukaran gagasan yang konstruktif. Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 75 menit ini berakhir sekira pukul 10.15 Wib dengan suasana yang tetap kondusif dan penuh semangat kolaborasi.

Komentar