Pangkalan Terap — Medan yang sulit dan keterbatasan akses transportasi tidak menyurutkan mental bertempur serta semangat pengabdian prajurit TNI di lapangan. Demi mewujudkan impinan hunian layak bagi masyarakat kurang mampu, personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0313/KPR rela mengerahkan usaha keras melangsir material bangunan pasir dan kerikil secara manual menggunakan gerobak sorong sejauh 1,5 kilometer menuju lokasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Diasan di Dusun 2, Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Senen (20/07/2026).
Akses jalan setapak yang sempit, tidak rata, serta kondisi tanah gambut yang lunak membuat armada truk pengangkut material tidak dapat menjangkau langsung titik lokasi pembangunan rumah di pedalaman Dusun 2 tersebut. Menghadapi kendala geografis tersebut, prajurit TNI bersama warga setempat tidak kehilangan akal dan memilih metode pelangsiran fisik menggunakan gerobak sorong.
Sejak pagi ini, gumpalan peluh dan lelah terpancar jelas dari raut wajah para prajurit. Secara bergantian dan berestafet, personel Satgas memuat pasir dan kerikil dari titik bongkar utama, lalu mendorong gerobak sorong bermuatan berat menyusuri rute sejauh 1,5 kilometer.
Perjuangan ekstra ini dilakukan demi memastikan pasokan material semen, pasir, dan batu sprit tidak terputus, sehingga tahap pembangunan fondasi dan dinding rumah Ibu Diasan dapat terus dipacu sesuai dengan target waktu yang ditentukan.
Melihat secara langsung perjuangan para prajurit yang berteteskan keringat mendorong gerobak material demi rumahnya. Ibu Diasan sekeluarga tidak mampu menahan rasa haru. Kehadiran Satgas TMMD ke-129 tidah hanya membawa perubahan fisik pada bangunan rumahnya, tetapi juga menghadirkan bukti nyata ketulusan TNI dalam mengayomi rakyat kecil.(rl)







Komentar