Lahan Gambut Tebal Uji Ketangguhan Personel: 0,75 Hektar Masih Menjadi Sasaran Pendinginan

Kampar50 views

KAMPAR – Allnewsterkini. Com | Semangat pantang menyerah tetap menyala melebihi titik api yang memusuhi bumi. Memasuki hari kedua operasi, tim gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, serta BPBD Kabupaten Kampar terus berjuang memadamkan dan mendinginkan lahan gambut yang terbakar di Jalan Madura, Dusun II, RT/RW 002/002, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Berada di lokasi dengan koordinat 0.444946, 101.333321, tim berjuang di tengah medan yang sulit pada Jumat (4/9/2026).

Kegiatan operasional dimulai sejak pukul 09.00 Wib dengan kekuatan personel yang solid. Sebanyak 23 personel turun tangan langsung, terdiri dari 10 personel Polri, 2 personel TNI, serta 11 personel dari BPBD Kabupaten Kampar. Meskipun tidak didukung kehadiran Manggala Agni maupun Damkar Kabupaten, tim tetap berupaya maksimal dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia. Peralatan yang dikerahkan meliputi 1 unit tangki air, 2 unit mesin mini strike, 2 unit mesin Honda GX 200, serta puluhan gulung selang berbagai ukuran dan tipe, nozzle, hingga embung terpal. Dukungan mobilitas disokong oleh 5 unit kendaraan roda dua dan 2 unit kendaraan roda empat.

Lahan yang terbakar memiliki luas sekitar 1 hektar, dengan karakteristik tanah berupa gambut tebal yang tertutup semak belukar—kondisi yang dikenal sangat sulit dipadamkan karena api dapat menyusup ke dalam lapisan tanah. Lokasi kebakaran berada berdekatan dengan akses jalan umum, namun tantangan terbesar justru datang dari alam: arah angin yang terus berubah-ubah. Hal ini secara signifikan menghambat proses pendinginan, membuat api sulit dikendalikan dan berpotensi menyebar ke area yang belum terjamah.

Meskipun berjuang di bawah tekanan cuaca dan tekstur tanah yang ekstrem, tim gabungan tidak berhenti berinovasi. Upaya strategis dilakukan dengan melakukan penyekatan atau blokade pada area yang belum terbakar melalui penyiraman air secara intensif. Langkah ini krusial untuk memutus jalur perluasan api dan melindungi wilayah sekitarnya. Tim juga senantiasa melakukan pemantauan ketat terhadap perkembangan titik api dan asap yang muncul dari dalam tanah.

Hingga sore hari, tepatnya pukul 18.40 WIB, progres pemadaman tercatat telah berhasil meredam sekitar 0,25 hektar dari total luas lahan. Namun, sisa wilayah seluas 0,75 hektar masih menampakkan jejak asap yang tak kunjung padam, menandakan bahwa api masih bersembunyi di dalam lapisan gambut yang dalam.

Menyadari kondisi medan yang belum memungkinkan untuk penyelesaian total, kegiatan pemadaman dan pendinginan dihentikan sementara guna mengevaluasi strategi dan mengistirahatkan personel. Operasi dipastikan akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya dengan semangat yang sama: Pantang Pulang Sebelum Padam.

Secara umum, situasi di lokasi terpantau tetap aman dan kondusif, meskipun perjuangan melawan api di lahan gambut ini masih membutuhkan ketekunan dan sinergi yang tak terputus. Laporan ini disampaikan langsung oleh Kapolres Kampar AKBP Boby Putra RS, S.I.K., menegaskan komitmen penuh institusi keamanan dalam mendukung penanganan bencana lingkungan ini.

Komentar