Penyerahan Kebun Tanaman Obat Keluarga dari KKN Kelompok 10 UMRI kepada Kelurahan Tuah Negeri

Pekanbaru37 views

PEKANBARU – Allnewsterkini. Com | Komitmen untuk memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat menjadi salah satu semangat mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 10 Tuah Negeri Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) selama melaksanakan pengabdian di Kelurahan Tuah Negeri, Kota Pekanbaru. Salah satu bentuk nyata dari pengabdian tersebut diwujudkan melalui penyerahan kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA) kepada Kelurahan Tuah Negeri, Pada Minggu, 30 Agustus 2026.

Kebun TOGA ini tidak hanya menjadi hasil dari kegiatan penanaman, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Melalui pemanfaatan lahan yang tersedia, mahasiswa bersama masyarakat menghadirkan kebun yang berisi berbagai tanaman yang dikenal dan dimanfaatkan secara tradisional dalam kehidupan sehari-hari.

Berbagai tanaman yang ditanam dalam kebun TOGA tersebut meliputi kumis kucing, binahong, jahe merah, kunyit hitam, keji beling, sirih, pohon jarak, lidah buaya, serai, dan kencur. Keberadaan tanaman-tanaman tersebut diharapkan dapat menjadi sumber edukasi sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih mengenal dan memanfaatkan tanaman yang tumbuh di lingkungan sekitar.

Kegiatan penyerahan kebun TOGA ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Kelompok 10 Tuah Negeri UMRI yang berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Radhiyatul Fitri, M.Ag. Sebanyak 25 mahasiswa turut berkontribusi dalam pelaksanaan program, yaitu Yulia Fitri, Torik Tri Putra, Zahwa Juwita, M. Farizky Syahputra, Aulia Hasanah, Dila Pretty Shinta, Ivan Radika, Sophan Sri Basuki, Monika, Desi Mayang Sari, M. Yazid Fathoni, Gregorius Alprado Manurung, Dimetria Ananta, Ardyani Lumban Tobing, Syech Priayoga, Yoga Wirayudha, Fikri Abdul Jafar, Dyah Ayu Shabbilillah, Ardyana Lumban Tobing, Magribi Pangestu, M. Miftah Hamonangan Ray, Sri Fitri Ningsih, Firman Aldi, Andrian Permadi Sitorus, dan Raka Dwi Purnomo.

Dari Ide Menjadi Kebun yang Bermanfaat

Pembuatan kebun TOGA berawal dari kepedulian mahasiswa terhadap potensi lingkungan yang dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang memiliki manfaat jangka panjang. Bagi mahasiswa KKN Kelompok 10, tanaman obat bukan hanya sekadar tanaman yang ditanam dan dirawat, tetapi juga menjadi media untuk mengajak masyarakat mengenal kembali kekayaan tanaman herbal yang ada di sekitar.

Selama proses pelaksanaannya, mahasiswa KKN bersama masyarakat melakukan berbagai persiapan hingga penataan kebun. Kebersamaan dan gotong royong menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Dari menyiapkan lahan, menanam, menata tanaman, hingga memberikan informasi mengenai jenis dan manfaat tanaman, seluruh proses dilakukan dengan semangat untuk menghasilkan kebun yang dapat terus dimanfaatkan setelah masa KKN berakhir.

Kebun tersebut kemudian diserahkan kepada pihak Kelurahan Tuah Negeri sebagai bentuk keberlanjutan program. Dengan adanya penyerahan ini, tanggung jawab untuk merawat dan mengembangkan kebun TOGA dapat dilanjutkan bersama oleh masyarakat dan pihak kelurahan.

Sambutan Ketua KKN Kelompok 10 UMRI: Harapan agar TOGA Terus Dirawat

Dalam kegiatan penyerahan tersebut, Ketua KKN Kelompok 10 UMRI, Dimetria Ananta, menyampaikan bahwa kebun TOGA merupakan salah satu bentuk hasil pengabdian mahasiswa yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

> “Kebun TOGA ini merupakan salah satu bentuk kontribusi dari KKN Kelompok 10 untuk Kelurahan Tuah Negeri. Kami berharap apa yang telah kami buat bersama ini tidak berhenti sampai pada penyerahan saja, tetapi dapat terus dirawat dan dikembangkan oleh masyarakat sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.”

Dimetria Ananta juga menyampaikan bahwa proses pembuatan kebun TOGA memberikan pengalaman tersendiri bagi mahasiswa. Menurutnya, kegiatan tersebut mengajarkan mahasiswa bahwa sebuah program pengabdian akan lebih bermakna apabila dapat diteruskan dan memberikan manfaat setelah mahasiswa menyelesaikan masa KKN.

> “Bagi kami, kebun ini bukan hanya tentang tanaman yang ditanam, tetapi tentang kebersamaan yang terbangun selama prosesnya. Kami berharap kebun TOGA ini dapat menjadi salah satu kenang-kenangan dari KKN Kelompok 10 sekaligus menjadi sesuatu yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Kelurahan Tuah Negeri.”

Apresiasi dari Ketua PKK Kelurahan Tuah Negeri

Penyerahan kebun TOGA juga mendapat sambutan positif dari Ketua PKK Kelurahan Tuah Negeri, Ibu Rohana. Ia menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Kelompok 10 yang telah berinisiatif menghadirkan kebun tanaman obat di lingkungan Kelurahan Tuah Negeri.

> “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Kelompok 10 yang sudah membuat kebun TOGA ini. Tanaman-tanaman yang ditanam sangat bermanfaat dan mudah untuk dirawat. Mudah-mudahan kebun ini bisa terus dijaga dan dimanfaatkan oleh masyarakat.”

Ibu Rohana juga berharap keberadaan kebun TOGA dapat mendorong masyarakat, khususnya keluarga, untuk lebih mengenal tanaman obat dan memanfaatkan lingkungan sekitar secara positif.

> “Semoga setelah adik-adik KKN selesai melaksanakan kegiatan di sini, kebun ini tetap dirawat dan bisa menjadi contoh bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada dengan tanaman yang bermanfaat.”

Dukungan dari Ketua RW 01 Kelurahan Tuah Negeri

Dukungan terhadap keberadaan kebun TOGA juga disampaikan oleh Bapak RW 01 Kelurahan Tuah Negeri, Bapak Iwan Saputra, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Beliau menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN yang telah menghadirkan sebuah program yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi memiliki potensi untuk terus dikembangkan oleh masyarakat.

> “Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Kelompok 10 yang sudah memberikan kontribusi untuk lingkungan kami. Kebun TOGA ini tentunya sangat bermanfaat dan bisa menjadi sesuatu yang terus dikembangkan bersama. Kami berharap masyarakat dapat ikut menjaga dan merawatnya agar manfaatnya bisa dirasakan dalam waktu yang panjang.”

Menurutnya, keberadaan kebun TOGA juga dapat menjadi salah satu bentuk pemanfaatan lingkungan yang sederhana namun memiliki nilai edukasi dan manfaat bagi masyarakat.

Dukungan Ketua RT 01 Kelurahan Tuah Negeri

Ketua RT 01 Kelurahan Tuah Negeri, Bapak Damrizal, turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada mahasiswa KKN Kelompok 10 yang telah melaksanakan program Kebun TOGA di lingkungan masyarakat.

> “Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Kelompok 10 yang sudah ikut berkontribusi dan memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat. Kebun TOGA ini tentunya menjadi hal yang positif bagi lingkungan kami. Semoga apa yang sudah dibuat dapat terus dijaga dan dimanfaatkan oleh warga, sehingga tidak berhenti hanya setelah kegiatan KKN selesai.”

Bapak Damrizal juga berharap adanya Kebun TOGA dapat meningkatkan kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan serta memanfaatkan lahan yang ada dengan kegiatan yang bermanfaat bagi warga sekitar.

Simbol Keberlanjutan Pengabdian

Penyerahan kebun TOGA menjadi salah satu momen penting bagi mahasiswa KKN Kelompok 10 Tuah Negeri UMRI. Setelah melalui proses perencanaan, persiapan, penanaman, hingga penataan, kebun tersebut secara simbolis diserahkan kepada pihak Kelurahan Tuah Negeri untuk dapat dilanjutkan pengelolaannya.

Penyerahan ini menjadi simbol bahwa program KKN tidak berhenti ketika mahasiswa meninggalkan lokasi pengabdian. Sebaliknya, program yang telah dibuat diharapkan dapat terus hidup melalui keterlibatan masyarakat.

Lebih dari sekadar kebun, TOGA menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana lahan yang tersedia dapat diubah menjadi ruang hijau yang memiliki nilai manfaat, edukasi, dan kebersamaan.

Kehadiran berbagai tanaman seperti jahe merah, kunyit hitam, kencur, serai, lidah buaya, sirih, binahong, kumis kucing, keji beling, dan pohon jarak juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk lebih mengenal tanaman yang selama ini mungkin sudah tidak asing, tetapi belum banyak dimanfaatkan secara optimal.

Bagi mahasiswa KKN Kelompok 10, proses pembuatan hingga penyerahan kebun TOGA menjadi pengalaman yang tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan program kerja, tetapi juga tentang bagaimana membangun komunikasi, bekerja bersama masyarakat, dan menciptakan sesuatu yang dapat ditinggalkan sebagai bentuk nyata pengabdian.

Dengan adanya kebun TOGA ini, KKN Kelompok 10 Tuah Negeri UMRI berharap masyarakat dapat terus menjaga, merawat, dan mengembangkan kebun tersebut. Ke depannya, kebun ini diharapkan tidak hanya menjadi penghijauan, tetapi juga dapat menjadi ruang edukasi bagi masyarakat dan generasi muda untuk mengenal tanaman obat serta pentingnya menjaga lingkungan.

Pada akhirnya, penyerahan kebun TOGA menjadi sebuah penanda bahwa pengabdian mahasiswa dapat meninggalkan sesuatu yang sederhana namun bermakna.

Dari tangan mahasiswa, dirawat bersama masyarakat, dan diserahkan untuk terus dijaga. Kebun TOGA bukan sekadar kumpulan tanaman, tetapi menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan harapan agar manfaat dari pengabdian KKN Kelompok 10 Tuah Negeri UMRI dapat terus tumbuh bersama masyarakat.

Komentar