PEKANBARU – Allnewsterkini. Com | Kedatangan dua putra-putri terbaik Riau yang baru saja menuntaskan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Nasional 2026, disambut penuh kebanggaan. Pulangnya, Rizqy Aditya Siregar dan Arifa Rahma Maulydha menjadi momen istimewa setelah mereka menjalankan tugas dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.
Penyambutan tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Riau, Pemkab Siak, Pemkab Indragiri Hilir serta pihak Kanwil Kemenag Riau sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan dedikasi keduanya selama menjalankan amanah sebagai Paskibraka Nasional. Rizqy dan Arifa dinilai telah membawa nama Riau ke tingkat nasional sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda di daerah.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rachmat, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan Rizqy dan Arifa dalam kondisi sehat setelah menyelesaikan seluruh rangkaian tugas. Hal tersebut disampaikannya di Bandara VIP Lancang Kuning Pekanbaru, Sabtu (22/08/2026).
“Alhamdulillah, hari ini kita menyambut kedatangan Rizqy dan Arifa, utusan Provinsi Riau untuk Paskibraka Nasional tahun 2026. Kami senang, mereka tiba dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Kaban Kesbangpol Boby.
Dijelaskan, keberhasilan kedua pelajar tersebut menjalankan tugas di Istana Merdeka merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Prestasi itu tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga masing-masing, tetapi juga membawa nama baik Provinsi Riau di tingkat nasional.
“Tentunya kita sangat bangga dan bahagia karena mereka telah menyelesaikan tugasnya dengan sangat baik di Istana Merdeka. Capaian mereka berdua ini bukan hanya mengharumkan keluarga, tapi sudah bikin harum Provinsi Riau,” jelasnya.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama menjalani pendidikan, pelatihan, hingga bertugas sebagai Paskibraka Nasional dapat menjadi bekal penting bagi Rizqy dan Arifa untuk melangkah ke tahap berikutnya. Dengan capaian tersebut, jejak Rizqy dan Arifa dapat menginspirasi pelajar lainnya untuk berani mengejar prestasi dan mengharumkan nama Bumi Lancang Kuning.
“Harapan kita ke depan, mereka bisa menjadi contoh dan panutan sebagai Duta Pancasila. Semoga mereka semakin berprestasi sehingga mampu menjadi motivator bagi generasi muda di Provinsi Riau,” harapnya.
Kebahagiaan juga dirasakan keluarga yang sejak awal mengikuti perjalanan keduanya menuju Paskibraka Nasional. Bagi orang tua, kepulangan Rizqy dan Arifa bukan sekadar kembalinya anak setelah menjalankan tugas, melainkan juga menjadi pelepas kerinduan setelah cukup lama menjalani pemusatan latihan dan rangkaian agenda di Jakarta.
Dina Afnita, orang tua Rizqy Aditya Siregar, mengaku sangat merindukan putranya selama menjalani tugas sebagai Paskibraka Nasional. Ia menambahkan, pengalaman dari tingkat nasional dapat terus diwujudkan melalui prestasi dan kontribusi nyata.
“Kami rindu sekali dengan Rizqy, soalnya selama di Jakarta tentu komunikasi dan waktu bersama tidak seperti biasanya. Semoga tamat sekolah nanti dia bisa mewujudkan cita-citanya menjadi Tentara dan bermanfaat untuk negara,” tuturnya.
Hal serupa juga disampaikan Sulaiman, orang tua Arifa Rahma Maulydha, yang merasa bangga sekaligus lega melihat putrinya kembali ke Riau setelah menyelesaikan amanah negara. Baginya, pengalaman sebagai Paskibraka Nasional diharapkan membentuk Arifa menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, hingga mampu memberikan edukasi dan motivasi kepada teman-temannya.
“Kami sangat bersyukur dan bangga Arifa bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi Arifa. Doa kami semoga dia ini dapat selalu membanggakan keluarga dan daerahnya,” pungkasnya.(rl)







Komentar