PEKANBARU – Allnewsterkini. Com|Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melakukan ziarah ke Makam Pendiri Pekanbaru dalam tradisi Petang Belimau, Rabu (18/3/2024). Prosesi ziarah berlangsung di Komplek Makam Marhum Pekan, Komplek Masjid Raya Pekanbaru.
Agung datang bersama Ketua TP PKK Kota Pekanbaru, Sulastri Agung Nugroho dalam ziarah jelang momen Ramadan 1447 H. Ia juga melakukan ziarah bersama unsur Forkopimda dan jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kota Pekanbaru.
Rombongan menaburkan bunga dan menyirami pusara di komplek makam itu. Mereka melakukannya secara bergantian.
Total keseluruhan ada enam pusara di bagian dalam komplek pemakaman itu. Satu di antara makam itu menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah atau dikenal dengan sebutan Marhum Pekan.
Sultan kelima di Kerajaan Siak ini merupakan sosok sangat termasyur karena merupakan satu pendiri Kota Pekanbaru. Marhum Pekan mendirikan sebuah sebuah pekan atau pasar baru.
Pusat keramaian di tepian Sungai Siak ini menjadi cikal bakal berdirinya Kota Pekanbaru. Jasad Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah atau Marhum Bukit juga bersemayam di sana.
Dirinya juga dikenal dengan nama Tengku Alam yang merupakan sultan keempat di Kerajaan Siak. Marhum Bukit merupakan ayahanda dari Marhum Pekan yang memindahkan Kerajaan Siak dari Mempura ke Bukit Senapelan.
Mereka tidak cuma menaburkan bunga tapi juga mendoakan para pendiri Pekanbaru. Rombongan yang ikut dalam ziarah langsung melanjutkan dengan shalat asar berjamaah di Masjid Raya Pekanbaru.
Rombongan melanjutkan acara arak-arakan menuju lokasi Petang Belimau di Taman Wisata Rumah Singgah Sultan Tuan Kadi. Petang Belimau merupakan tradisi masyarakat Pekanbaru menyambut bulan Ramadhan.
Tradisi yang ditandai dengan mandi balimau ini berlangsung satu hari sebelum menunaikan ibadah puasa. Mereka menyambut Ramadan dengan penuh suka cita.(rl)








Komentar