Deteksi Dini Karhutla, Tim Penyuluh Mabes TNI Dipimpin Brigjen TNI Andi Tjanwandi Pantau lewat Menara dan Sumber Air di PT Graha Permata Hijau

Rokan Hulu21 views

Bonai Darussalam — Allnewsterkini. Com | Guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana pencegahan serta penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sektor perkebunan dan industri, Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI melakukan peninjauan lapangan di PT. Graha Permata Hijau, Desa Sintang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, pada Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan peninjauan lapangan yang berlangsung hingga pukul 15.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI Wilayah Kabupaten Rokan Hulu Brigjen TNI Andi Tjanwandi bersama 6 personel jajaran Mabes TNI, dengan pendampingan dari 4 personel Babinsa Koramil 10/Kunto Darussalam Kodim 0313/KPR serta perwakilan manajemen perusahaan.

Fokus peninjauan meliputi pemeriksaan kelayakan fungsi Menara Pantau Api (Fire Look-out Tower) guna memastikan efektivitas jangkauan pengamatan visual terhadap potensi munculnya titik asap (titik panas/hotspot).

Serta pengecekan ketersediaan dan debit air pada embung/sumber air penampungan milik perusahaan sebagai langkah antisipasi pasokan air saat pemadaman darurat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI Brigjen TNI Andi Tjanwandi menekankan pentingnya komitmen nyata dan keterpaduan langkah anatara TNI, pemerintah daerah, dan pihak swasta dalam menjaga area konsesi serta wilayah sekitarnya dari ancaman Karhutla.

“Ketersediaan sarana deteksi dini seperti Menara pantau yang berfungsi optimal serta ketersediaan pasokan air yang memadai merupakan kunci utama pencegahan Karhutla. Kami mengapresiasi kesiapan PT. Graha Permata Hijau dan mengingatkan agar pengawasan rutin terus ditingkatkan secara konsisten demi menjaga Rokan Hulu bebas dari bencana asap, ” tegas Brigjen TNI Andi Tjanwandi.

Sesuai dengan rencana kerja esok hari Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI Wilayah Kabupaten Rokan Hulu dijadwalkan melaksanakan kegiatan evaluasi internal tim guna menyusun laporan capaian serta rekomendasi langkah taktis pencegahan Karhutla selanjutnya.(rl)

Komentar