Dibantu APBD Riau, Siswa Tidak Mampu Sudah Mulai Bisa Daftar ke Sekolah Swasta

Allnewsterkini. Com | PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan memberi bantuan penuh kepada anak tidak mampu yang bersekolah di SMA/SMK Swasta. Kebijakan tersebut diambil untuk menampung para calon siswa tidak mampu melalui jalur afirmasi pada penerimaan siswa SMA/SMK di Riau beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau Dr Kamsol mengatakan, bantuan penuh kepada siswa tidak mampu tersebut juga sudah disetujui oleh Gubenur Riau Syamsuar.

Baca Juga :   Subsatgas Pam Objek Kegiatan OMB LK 2023-2024 Patroli Siang dan Malam Perkuat Pengamanan Kantor dan Upaya Harkamtibmas

“Alhamdulillah untuk bantuan siswa kurang mampu sudah disetujui pak Gubernur, untuk anak miskin dan kurang mampu yang bersekolah di SMA/SMK swasta dibantu penuh bahkan jika kemampuan keuangan daerah cukup, juga akan dibantu hingga ke seragam,” kata Kamsol.

Lebih lanjut dikatakannya, bantuan tersebut diberikan berdasarkan catatan-catatan dan persyaratan tertentu misalnya yang bersangkutan penerima Program Keluarga Harapan (PKH), memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), punya Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan sebelumnya sudah mendaftar sekolah negeri melalui jalur afirmasi namun tidak diterima.

Baca Juga :   Hari Bhakti Imigrasi ke-74, Kanwil Kemenkumham Riau Gelar Tabur Bunga di TMP Kusuma Dharma

“Silahkan daftar kesekolah swasta yang dekat dari rumah, sudah mulai bisa daftar sekarang. Nanti kami akan cek dokumen dan verifikasi langsung, jika memang tidak mampu semua biaya sekolahnya akan dibiayai pemerintah provinsi Riau melalui dana bantuan operasional sekolah daerah,” sebutnya.

Dijelaskan Kamsol, selama ini pemerintah provinsi Riau juga sudah memberikan bantuan bagi siswa di sekolah swasta sebesar Rp400 ribu per anak. Namun mulai tahun ini, bagi anak yang terbukti tidak mampu akan dibiayai seluruhnya.

Baca Juga :   11 ASN Kanwil Kemenkumham Riau Diusung Menjadi Duta Integritas Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI

“Kami bekerjasama dengan sekolah swasta, karena bagi sekolah swasta yang tidak bisa memberikan kuota bagi siswa tidak mampu maka bantuan Rp400 per anak akan dihentikan. Tapi kalau mampu, maka bantuan tetap dan anak tidak mampu dibantu penuh,” ujarnya

Komentar