Gandeng Muspika dan Kades, Tim Mabes TNI Bagikan Sembako dan Edukasi Karhutla

Kampar17 views

Tapung — Allnewsterkini. Com | Guna memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tim Penyuluh dari Mabes TNI menggelar kegiatan sosialisasi serta Komunikasi Sosial (Komsos) di Aula Kantor Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, pada Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.12 WIB ini dihadiri oleh rombongan Perwira Menengah (Pamen) Mabes TNI yang dipimpin oleh Kolonel Lek Hermawan, Kolonel Laut Dedi Noferi, dan Kolonel Laut Muksalmina serta didampingi Perwira Pendamping Mayor Inf Marwan Parapat.

Acara tersebut turut dihadiri Camat Tapung Yorin Efendi, Kapolsek Tapung Kompol Y. Bambang, Danramil 16/Tapung yang diwakili Peltu Astamar, Manager Texcal Mahato Adit, seluruh Kepala Desa dan Sekdes se-Kecamatan Tapung, perwakilan perusahaan swasta, serta tokoh masyarakat setempat.

Camat Tapung Yorin Efendi menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Tim Mabes TNI. Ia mengungkapkan bahwa jajaran kecamatan bersama masyarakat terus berkomitmen menjaga wilayah, termasuk kawasan hutan adat yang ada di Kecamatan Tapung agar terhindar dari kebakaran.

Sementara itu. Kapolsek Tapung Kompol Y. Bambang memaparkan peta kerawanan wilayahnya. Dari 25 desa di Kecamatan Tapung, terdapat 5 desa rawan Karhutla, yakni Desa Pagaruyung, Bencah Kelubi, Karya Indah, Sungai Putih, dan Pantai Cermin. Pihaknya mengandalkan pemantauan teknologi Aplikasi Dashboard Lancang Kuning serta tindakan tegas berupa penancapan police line untuk proses penyelidikan pada lahan yang terbakar.

Dalam sambutannya. Ketua Tim Karhutla Mabes TNI menegaskan bahwa Karhutla telah menjadi perhatian nasional sehingga edukasi masif perlu terus digelorakan. “Kebakaran hutan dan lahan sudah menjadi ancaman bencana nasional. Kehadiran kami di Kecamatan Tapung adalah untuk meninjau langsung kondisi lapangan sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat, jajaran pemerintah desa, dan pelaku usaha untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bebas dari ancaman titik api, ” tegasnya.(rl)

Komentar