ISDC Riau Pionir Program Keselamatan Berkendara

Allnewsterkini. Com | PEKANBARU – Mengenal lebih jauh tentang Indonesia Safety Driving Center (ISDC) yang ada di empat Provinsi di wilayah Indonesia, yakni di Jakarta, Klaten ( Jateng ) dan untuk di Sumatera Utara ada dua yang berada di Deli Serdang, Medan dan di Provinsi Riau. ISDC Riau sendiri dilengkapi dengan sejumlah fasilitas antara lain _Ruangan Kelas Teori, Lapangan Praktik latihan berkendara, kendaraan latihan Roda dua, Roda empat dan Truk, Simulator R2,R4 dan R6 dan lain sebagainya. Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, ISDC Riau juga dilengkapi dengan Ruang Ujian Teori dan ruang Lobby yang nyaman.

ISDC Riau terus berinovasi dan berkomitmen untuk melahirkan generasi bangsa yang siap untuk berbudaya tertib dalam berlalu lintas saat beraktivitas keseharian bila berkendara. Sebagai informasi, ISDC pertama didirikan di Medan, Sumatera Utara dengan nama Medan Safety Driving Center (MSDC). ISDC hadir untuk mengurangi angka kecelakaan di Indonesia, tidak cukup dengan satu sekolah mengemudi saja, maka ISDC Riau yang didirikan pada tahun 2011 hingga saat ini terus berkembang. Dalam perkembangan ISDC Riau yang berada di kawasan RSDC diakui oleh pihak Korlantas Mabes Polri sebagai salah satu pusat percontohan sebagai sekolah keselamatan lalu lintas di Indonesia.

UU No.22 tahun 2009. Tentang Lalulintas dan angkutan jalan di Pasal 77 dan 78 menjelaskan bahwa, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib memiliki Surat Izin Mengemudi sesuai dengan kendaraan yang dikemudikan. Daripada itu, untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi, Calon pengemudi harus memiliki kompetensi mengemudi yang dapat di peroleh melalui pendidikan dan pelatihan atau belajar sendiri.

Sementara itu, sesuai dengan pasal 78 pendidikan dan pelatihan mengemudi diselenggarakan oleh lembaga yang mendapat izin dan terakreditasi dari pemerintah. Sejalan dengan Perpol No. 02 tahun 2023 perubahan Perpol No 05 Tahun 2021 Tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Dan Penandaan Surat Izin Mengemudi (SIM)

Baca Juga :   Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2024 Dan Pencanangan Aksi Keselamatan Jalan.

Dapat di ketahui bahwa, Profesi Pengemudi dan Persyaratan Pengemudi, Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib memiliki Surat Izin Mengemudi sesuai dengan jenis Kendaraan Bermotor yang dikemudikan. Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas 2 (dua) jenis.

Surat Izin Mengemudi Kendaraan Bermotor Perseorangan dan Surat Izin Mengemudi Kendaraan Bermotor Umum. Untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi, calon Pengemudi harus memiliki kompetensi mengemudi yang dapat diperoleh melalui pendidikan dan pelatihan atau belajar sendiri.

Untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi Kendaraan Bermotor Umum, calon Pengemudi wajib mengikuti pendidikan dan pelatihan Pengemudi angkutan umum. Pendidikan dan pelatihan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) hanya diikuti oleh orang yang telah memiliki Surat Izin Mengemudi untuk Kendaraan Bermotor perseorangan.

ISDC sendiri salah salah satu lembaga Pendidikan dan pelatihan mengemudi diselenggarakan oleh lembaga yang mendapat izin dan terakreditasi dari Pemerintah. Izin penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan mengemudi yang diberikan oleh Pemerintah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah.

Izin penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan mengemudi yang diberikan oleh Pemerintah Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilaksanakan berdasarkan norma, standar, prosedur, dan kriteria yang ditetapkan oleh Menteri yang membidangi sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Indonesia Safety Driving Centre (ISDC) adalah pusat kajian keselamatan dalam berkendara dan menjadi lembaga swasta berdiri atas dasar kesadaran untuk ikut berperan dalam program pemerintah menjadi pelopor keselamatan dalam berkendara untuk menjamin Kompetensi pengemudi dan berperan dalam mengurangi jumlah kecelakaan yang terjadi di jalan raya dengan memberikan edukasi keselamatan berkendara seluas luasnya kepada masyarakat umum. ISDC sendiri juga membuka pelatihan Reguler setiap hari kerja, untuk Motor, Mobil dan Truk/Roda 6.

Baca Juga :   Rencanakan dan Evaluasi Program Pembinaan, Lapas Pekanbaru Gelar Sidang TPP 

Berdasarkan keterangan di atas, senada yang di jelaskan oleh pihak menajemen ISDC Riau Romson, Indonesia Safety Driving Center (ISDC) juga memiliki berbagai program edukasi unggulan tentang tata tertib berlalu lintas yang bertujuan untuk menciptakan generasi bangsa masa depan yang slalu tertib dalam berlalu lintas dan terwujudnya provinsi Riau.

“Seperti yang kita jelaskan di atas, Sejak hadir ISDC, kita selaku pihak menajemen ISDC terus melakukan berbagai program kegiatan, seperti program ISDC GO TO SCHOOL dengan memberikan pengetahuan kepada anak-anak di sekolah-sekolah yang ada di Kota Pekanbaru, bagaimana mereka bisa memahami dan mengerti bagaimana berkendara yang benar dan slalu tertib dalam berlalu lintas, program ini rutin dilaksanakan ke sekolah-sekolah,” jelas Romson selaku menajemen ISDC Riau.

Lebih lanjut di jelaskan, Berdasarkan survei internal kami dan informasi yang kami terima di lapangan saat ini, ISDC Riau sendiri sangat berkomitmen untuk menurunkan angka kecelakaan dan penyelahgunaan kendaraan, bahkan saat ini, kondisi aktifitas lalu lintas sangat memprihatinkan khususnya bagi anak anak sekolah, yang mana anak anak ini adalah akan menjadi pemimpin masa depan bangsa.”imbuhnya.

“Data yang kita dapatkan saat ini, anak anak yang masih usia dibawah 17 tahun, salah satu penyumbang kecelakaan paling banyak termasuk anak anak sekolah tingkat SMP dan Tingkat SMA. Kami dapat informasi bahwa Anak sekolah tingkat SMP dan SMA khususnya di daerah Riau sudah banyak yang menggunakan kendaraan ke sekolah.” Imbuhnya.

“Sebagai wujud tanggung jawab dan Kepedulian keselamatan dalam Berlalu Lintas kepada Anak anak Sekolah, maka melalui penyelenggaraan “ISDC GO TO SCHOOL”, kami dari ISDC Riau akan terus melakukan kegiatan edukasi dan pelatihan kepada para Anak – anak muda dalam hal ini anak anak sekolah tingkat SMP dan SMA secara teori maupun praktek,” ungkapnya Romson selaku pihak menajemen ISDC Riau.

Baca Juga :   Jum'at Berkah, Polsek Bukit Raya Bagikan 15 Paket Sembako Untuk Warga.

Diketahui bahwa, adapun trobosan progam yang menjadi prioritas oleh pihak menajemen ISDC Riau saat ini terdiri dari.

*ISDC With CORPORATION*

– Pelatihan di ISDC didukung oleh kurikulum berstandar Internasional dan Para Instruktur SDC adalah para Profesional yang bersertifikat dalam dan luar negeri. Beberapa instruktur sudah disertifikasi oleh BNSP dan saat ini masih aktif di dunia olahraga otomotif. Pengalaman para instruktur dalam dunia Safety Riding & Defensive Driving ada yang lebih dari 15 tahun. Diharapkan dengan pengalaman tersebut akan memberikan wawasan yang luas bagi peserta pelatihan

*Program ISDC GOES TO CAMPUS*

– ISDC juga menjangkau kaum terpelajar dan Intelektual untuk memberikan Edukasi keselematan berkendara ke kampus dan memberikan materi yang dapat meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab berkendara di jalan raya.

*Program ISDC WITH Community*

– Comunitas Otomotif adalah merupakan sekumpulan orang yang dalam kegiatan komunitasnya adalah identic dengan kendaraan. Komunitas Motor dan Mobil adalah merupakan garda terdepan dalam memberikan contoh berkendara yang baik kepada masyarakat luas. ISDC melihat hal ini adalah merupakan peluang besar untuk memberikan edukasi tentang bagaimana menanamkan kesadaran berkendara dan berkendara yang bertanggung jawab di jalan raya. ISDC tetap melakukan edukasi terhadap komunitas Motor dan Mobil.

Dengan komitmen yang tinggi, ISDC Riau berharap, selain mampu memberikan pengetahuan tata cara berkendara yang benar dan tertib dalam berlalu lintas, melalui program unggulan yang dihadirkan ISDC Riau mampu menekan angka fatalitas dan terwujudnya Kamseltibcarlantas yang berkesinambungan di wilayah Provinsi Riau pada umumnya.” (***)

Komentar