Lintas Angkatan Bersatu, Reuni IKA SMPN 10/09 Harapan Raya Hadirkan Nostalgia hingga Aksi Sosial

Pekanbaru137 views

PEKANBARU – Allnewsterkini. Com | Waktu boleh berlalu, kesibukan dan jarak boleh memisahkan, namun kenangan masa sekolah ternyata tetap mampu mempertemukan kembali. Hal itu tergambar dalam Reuni Akbar Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMPN 10/09 Harapan Raya Pekanbaru yang berlangsung penuh keakraban, Sabtu (29/8/2026).

‎Sebanyak 320 alumni dari 14 angkatan, mulai angkatan 1983 hingga 1999, hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka datang dari berbagai daerah di Riau, Sumatera Barat, hingga luar negeri. Bahkan, alumni yang berdomisili di Malaysia turut hadir untuk merasakan kembali hangatnya kebersamaan bersama teman-teman seperjuangan semasa SMP.

‎Reuni semakin istimewa karena dihadiri 13 orang guru yang pernah mengajar para alumni ketika masih duduk di bangku SMP. Kehadiran para guru menjadi salah satu momen yang paling berkesan, sekaligus menjadi bentuk penghormatan alumni atas jasa para pendidik yang telah membimbing mereka puluhan tahun silam.

‎Tak hanya dari berbagai daerah, sejumlah alumni yang kini berkiprah di berbagai bidang juga hadir. Salah satunya AKBP Irnanda Oktora, SIK., MIK., alumni angkatan 1995, yang datang dari Jakarta.

‎Bukan Sekadar Reuni, Tapi Kembali Menjadi Anak SMP

‎Reuni akbar tersebut diawali dengan senam bersama dan ice breaking, sebelum dilanjutkan dengan rangkaian acara utama.

‎Doa pembuka dipandu oleh Kakan Kemenag Kampar, Dr. H. Erizon Efendi, S.Aq., M.Pd., alumni angkatan 1987.

‎Selanjutnya, acara diisi sambutan Ketua Panitia Royan Raharjo, alumni angkatan 1994, sambutan Ketua IKA Azwita, SH., MH., serta arahan dari Penasehat IKA, Danramil 07 Kuantan Hilir Kapten Inf. Yunasri, alumni angkatan 1985.

‎Dalam pesannya, Kapten Inf. Yunasri mengingatkan bahwa reuni bukan tempat untuk menunjukkan jabatan, status sosial maupun pencapaian masing-masing.

‎ “Makna reuni ini bukan sekadar ajang pamer pencapaian. Bukan juga tempat adu kekuatan. Kita hadir di acara reuni ini, kita lepaskan jabatan dan status sosial. Kita kembali jadi anak SMP yang punya kenangan dan cerita indah, bernostalgia kembali masa-masa SMP.” pungkasnya

‎Pesan tersebut menjadi salah satu roh utama kegiatan. Para alumni diajak meninggalkan sejenak atribut dan kesibukan masing-masing untuk kembali mengenang masa-masa sekolah yang penuh cerita.

‎Kisah Alumni yang Pernah Tinggal Kelas hingga Sukses

‎Salah satu sesi yang paling menarik perhatian adalah kesan dan pesan dari perwakilan alumni yang disampaikan Diski, SE., alumni angkatan 1996, yang kini menjadi Anggota DPRD Provinsi Riau dari daerah pemilihan Kabupaten Kampar.

‎Diski mampu mencairkan suasana melalui cerita-cerita masa sekolah yang mengundang tawa para alumni. Salah satu kisah yang menarik adalah perjalanan dirinya yang pernah mengalami tinggal kelas, namun tidak menjadikannya alasan untuk berhenti mengejar cita-cita.

‎Perjalanan tersebut justru menjadi bagian dari cerita hidup yang menunjukkan bahwa masa lalu bukanlah batas untuk meraih kesuksesan.

‎Kisah tersebut menjadi pesan tersendiri bagi para alumni dan generasi muda bahwa perjalanan seseorang tidak selalu berjalan lurus. Kegagalan di masa lalu bukan akhir dari perjuangan.

‎Semarak HUT RI, Puluhan Doorprize Dibagikan

‎Reuni akbar ini juga dirangkai dengan syukuran enam tahun berdirinya IKA SMPN 10/09, sekaligus memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

‎Berbagai perlombaan digelar, baik secara per angkatan maupun perorangan. Suasana semakin meriah dengan pembagian puluhan doorprize.

‎Tercatat ada 50 hadiah, terdiri dari satu hadiah utama berupa mesin cuci dan 49 doorprize lainnya seperti kompor gas, kipas angin, magic warmer, blender, hand mixer, setrika, senter emergency dan berbagai hadiah menarik lainnya.

‎Mesin cuci sebagai doorprize utama diberikan oleh Diski, SE., alumni angkatan 1996.

‎IKA Hadirkan Kepedulian Sosial

‎Semangat kebersamaan juga diwujudkan melalui kegiatan sosial. Keluarga besar IKA memberikan donasi kepada 11 anak yatim piatu, dengan masing-masing menerima santunan sebesar Rp250 ribu.

‎Selain itu, peserta juga mendapatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui dukungan UPT Puskesmas Tenayan Raya.

‎Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa reuni tidak berhenti pada temu kangen, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi dan memberikan manfaat kepada sesama.

‎Dari sisi pembiayaan, kegiatan reuni bersumber dari iuran angkatan sebesar Rp20,95 jutabdan donasi sebesar Rp24,65 juta, sehingga total dana yang terkumpul mencapai Rp45,65 juta.

‎45 Voucher Umrah Turut Meriahkan Reuni

‎Hal menarik lainnya, alumni yang kini menjadi leader di sejumlah travel umrah turut memberikan dukungan berupa 45 voucher umrah dengan total nilai mencapai Rp54,5 juta.

‎Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk kebersamaan para alumni dalam menyukseskan reuni sekaligus memberikan apresiasi dan hadiah kepada sesama keluarga besar IKA.

‎Azwita Kembali Pimpin IKA

‎Momentum reuni akbar juga dimanfaatkan untuk melaksanakan pemilihan Ketua IKA dan kepengurusan baru.

‎Berdasarkan hasil pemungutan suara, Azwita, SH., MH. kembali dipercaya menjadi Ketua IKA SMPN 10/09 Harapan Raya Pekanbaru untuk periode kedua.

‎Kepercayaan tersebut menjadi amanah baru bagi Azwita untuk melanjutkan program organisasi sekaligus memperkuat komunikasi dan kebersamaan alumni lintas angkatan.

‎Dengan kepengurusan yang kembali dipercaya, IKA diharapkan semakin solid dan mampu menjadi wadah yang tidak hanya mempertemukan alumni, tetapi juga melahirkan berbagai kegiatan sosial, kesehatan, keagamaan dan kemasyarakatan.

‎Dari Kenangan Menjadi Kekuatan

‎Reuni Akbar IKA SMPN 10/09 Harapan Raya Pekanbaru pada akhirnya bukan hanya tentang bertemu teman lama. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi perjalanan kembali ke masa lalu untuk mengenang guru, persahabatan, perjuangan dan cerita yang pernah membentuk kehidupan para alumni.

‎Dari angkatan 1983 hingga 1999, ratusan alumni membuktikan bahwa perbedaan profesi, jabatan, status sosial dan jarak tidak mampu memutus tali persaudaraan yang telah terbangun sejak bangku sekolah.

‎Panitia dan keluarga besar IKA menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru, Penasehat IKA, donatur dan sponsor, pihak CKG, seluruh panitia serta alumni lintas angkatan yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan.

‎Reuni pun menjadi pengingat bahwa ada satu tempat di masa lalu yang selalu mampu membuat siapa pun kembali tersenyum: sekolah dan sahabat-sahabat yang pernah tumbuh bersama.


Komentar