Mentan Amran Hadir di PKKMB UMRI, Dorong Mahasiswa Bangun Kewirausahaan dan Perkuat Ketahanan Pangan

Pekanbaru5 views

Pekanbaru — Allnewsterkini. Com | Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., hadir dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Kamis (17/9/2026). Kehadiran Menteri Pertanian tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa baru UMRI untuk memperoleh wawasan sekaligus motivasi tentang kewirausahaan, agribisnis, dan pentingnya peran generasi muda dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertanian RI memberikan kuliah umum bertajuk “Membangun Kewirausahaan dan Agribisnis dalam Memperkuat Ketahanan Pangan Nasional.” Di hadapan mahasiswa baru UMRI, Amran menekankan pentingnya keberanian generasi muda untuk memanfaatkan peluang, membangun usaha, serta mengembangkan sektor pertanian melalui inovasi dan teknologi.

Amran juga mengingatkan mahasiswa bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh karakter dan kesungguhan dalam menjalani proses.

“Sukses itu gampang, caranya jujur, kerja keras, konsisten. Kalau itu dilakukan, insyaallah sukses akan datang,” pesan Amran kepada mahasiswa.

Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi. Menurutnya, masa perkuliahan merupakan tahapan pembelajaran sekaligus latihan sebelum mahasiswa memasuki kehidupan dan dunia kerja yang sesungguhnya.

“Anda saat ini sedang latihan. Kalau serius, sukses akan menjemput. Jangan sia-siakan waktu selama berada di kampus,” pesannya.

Amran turut mengingatkan mahasiswa untuk menghormati dosen dan orang tua. Menurutnya, pendidikan tidak hanya membentuk kecakapan intelektual, tetapi juga membangun sikap, kedisiplinan, tanggung jawab, dan karakter yang menjadi bekal penting dalam kehidupan.

Pesan tersebut juga berkaitan dengan pentingnya menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda. Sektor pertanian, kata Amran, memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan sebagai bidang usaha melalui penerapan teknologi, inovasi, pengelolaan yang profesional, serta kreativitas generasi muda.

Selain memberikan motivasi, kehadiran Menteri Pertanian juga diwarnai kepedulian terhadap mahasiswa UMRI. Dalam kesempatan tersebut, Amran memberikan uang pembinaan kepada mahasiswa UMRI yang berstatus yatim dan piatu sebagai bentuk perhatian dan dukungan agar mereka tetap bersemangat menyelesaikan pendidikan.

Interaksi dengan mahasiswa juga berlangsung ketika salah seorang mahasiswa asal Kabupaten Kampar menyampaikan aspirasi terkait persoalan pupuk untuk kebutuhan pertanian. Aspirasi tersebut mendapat perhatian langsung dari Menteri Pertanian yang mendengarkan persoalan yang disampaikan mahasiswa.

Rektor Universitas Muhammadiyah Riau, Dr. H. Saidul Amin, MA., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Pertanian RI dalam rangkaian PKKMB UMRI. Menurutnya, kehadiran Mentan memberikan pengalaman dan wawasan langsung kepada mahasiswa baru mengenai tantangan sekaligus peluang pengembangan sektor pertanian dan agribisnis.

“Kehadiran Pak Menteri hari ini memberikan motivasi yang sangat kuat kepada mahasiswa kita. Anak-anak kita harus memiliki mental untuk bekerja keras, jujur, konsisten dan berani mengambil peluang. Karena masa kuliah ini adalah masa latihan untuk mempersiapkan mereka menghadapi kehidupan yang sesungguhnya,” ujar Saidul Amin.

Ia menjelaskan, UMRI juga terus mendorong pemanfaatan lahan pertanian yang berada di lingkungan Kampus Utama. Lahan seluas 3,8 hektare tersebut akan dikembangkan secara terencana dan berkelanjutan, tidak hanya sebagai kawasan produksi pertanian, tetapi juga sebagai laboratorium lapangan bagi mahasiswa.

Menurut Saidul Amin, keberadaan lahan pertanian di lingkungan kampus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat secara langsung penerapan ilmu yang diperoleh di ruang kuliah dalam kehidupan nyata, khususnya pada bidang pertanian, agribisnis, kewirausahaan, dan ketahanan pangan.

“Kami berharap pengembangan ini dapat menjadi contoh pengelolaan ketahanan pangan UMRI yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Kami juga berharap pengembangan ini membuka peluang kolaborasi antara universitas, pemerintah, dunia usaha, mahasiswa, dan berbagai pihak lainnya,” ujar Saidul Amin.

Melalui pengembangan kawasan pertanian tersebut, UMRI berupaya mengintegrasikan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kewirausahaan, dan ketahanan pangan dalam satu ekosistem berbasis kampus.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya UMRI dalam menyiapkan mahasiswa agar tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki pengalaman praktis, jiwa kewirausahaan, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan strategis, termasuk ketahanan pangan nasional.(rl)

Komentar