Pelalawan — Allnewsterkini. Com | Selain terus memacu pembangunan infrastruktur fisik, Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 Kodim 0313/KPR juga Konsisten memperkuat kapasitas dan kesadaran masyarakat melalui kegiatan non-fisik. Langkah ini dibuktikan dengan digelarnya kegiatan “Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)” di Desa Pangkalan Terap, Rabu ( 29/07/2026).
Penyuluhan ini digelar sebagai upaya mitigasi dan langkah preventif dalam mengantisipasi ancaman bahaya kebakaran hutan dan lahan yang rawan terjadi di wilayah pedalaman Pelalawan.
Dalam kegiatan non-fisik kali ini. Satgas TMMD ke-129 Kodim 0313/KPR menghadirkan narasumber ahli di bidang pemadam kebakaran, yakni Bapak Zukriwan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Pelalawan.
Di hadapan warga dan tokoh masyarakat Desa Pangkalan Terap. Bapak zukriwan memaparkan materi penting terkait bahaya karhutla, teknik pemadaman awal secara mandiri, hingga kepatuhan hukum terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, warga juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya koordinasi cepat dengan aparat Babansa. Bhabinkamtibmas, dan tim Damkar jika menemukan titik api ( Hotspot) di lingkungan kita.
Lettu Inf Feby Harahap selaku Koordinator Lapangan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0313/KPR yang juga hadir pada kegiatan ini, menyampaikan bahwa pemahaman mengenai pencegahan karhutla sangat krusial bagi masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan hutan dan lahan gambut.
“Wilayah Pangkalan Terap memilik potensi kerawanan karhutla, sehingga edukasi pencegahan sejak dini sangatlah penting. Melalui penyuluhan ini, kami bersama Bapak Zukriwan dari Damkar Pelalawan ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menjaga alam adalah tugas kita bersama-sama demi keselamatan dan kesehatan anak cucu kita, “tegasnya.
Masyarakat Desa Pangkalan Terap menyambut baik dan antusias mengikuti sesi diskusi interaktif yang berlangsung.***







Komentar