Komunitas Maxim Pekanbaru Bersatu (MPB) Gelar Yasinan Rutin Setiap Bulan: Mempererat Ukhuwah dan Menyegarkan Jiwa di Tengah Sibuknya Mencari Nafkah

Pekanbaru41 views

PEKANBARU – Allnewsterkini. Com | Di tengah hiruk-pikuk kesibukan sebagai mitra pengemudi aplikasi transportasi online, Komunitas Maxim Pekanbaru Bersatu (MPB) secara konsisten membuktikan bahwa persaudaraan dan ketenangan jiwa tetap menjadi prioritas.(28/08/2026).

Melalui kegiatan yasinan rutin yang digelar setiap satu bulan sekali, belasan anggota MPB berkumpul di Rumah ketua MPB *khamarullah* kamis,27/08/26 jam 20:00 wib untuk bersama-sama melantunkan ayat suci Al-Qur’an, mendoakan sesama anggota, serta mempererat tali silaturahmi yang telah terjalin erat.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini bukan sekadar ritual keagamaan semata, melainkan wujud nyata dari filosofi “Bersatu” yang diusung oleh komunitas.

Ketua MPB,KHAMARULLAH, menjelaskan kepada awak wartawan bahwa yasinan bulanan adalah agenda wajib yang tidak boleh terlewat, terlepas dari seberapa padat jadwal mangkal para driver.

“Bagi kami, yasinan ini adalah recharging spiritual. Sehari-hari kami menghadapi tekanan jalanan, penumpang beragam karakter, dan target pendapatan.

Dengan berkumpul membaca Yasin, hati kami menjadi tenang, beban terasa ringan, dan semangat untuk kembali bekerja pun bertambah,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan.

Suasana yasinan terasa sangat akrab karena dihadiri oleh anggota dari berbagai usia dan latar belakang daerah. Tidak ada sekat senioritas atau jabatan; semua duduk bersanding dalam satu saf, saling menyapa, dan berbagi cerita singkat sebelum dan sesudah pembacaan doa.

Selain fungsi spiritual, yasinan rutin MPB juga berfungsi sebagai wadah komunikasi internal yang efektif. Dalam sela-sela kegiatan, pengurus sering menyampaikan informasi terbaru terkait kebijakan aplikasi, tips keselamatan berkendara, hingga rencana kegiatan sosial komunitas seperti bakti sosial atau santunan anak yatim.

Banyak masalah teknis maupun personal yang berhasil diselesaikan melalui diskusi informal di momen ini, menjadikan yasinan sebagai “ruang aman” bagi para driver untuk berkeluh kesah dan mendapatkan solusi secara kolektif.

Salah satu anggota senior MPB,ILHAM mengungkapkan bahwa kehadiran yasinan bulanan telah mengubah persepsinya tentang komunitas ojol,”Dulu saya pikir gabung komunitas cuma buat dapat orderan atau bantuan saat mogok. Tapi setelah ikut yasinan, saya merasa punya keluarga kedua di Pekanbaru.

Kami saling mendoakan, saling mengingatkan kalau ada yang sakit atau musibah. Ini yang membuat saya betah dan bangga jadi bagian dari MPB,” ceritanya dengan nada haru.

Dengan istiqomah menggelar yasinan setiap bulan, Komunitas Maxim Pekanbaru Bersatu telah membuktikan bahwa solidaritas antar-driver dapat dibangun di atas fondasi iman dan takwa. Kegiatan ini menjadi teladan bagi komunitas ojol lainnya bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari jumlah orderan, tetapi juga dari kualitas hubungan antarmanusia dan kedekatan dengan Sang Pencipta.(rl)

 

Komentar