Pekanbaru – Allnewsterkini. Com|Satgas Darurat Pembangunan Infrastruktur Jembatan Tahap II Polda Riau, hingga awal Juni 2026 telah berhasil merampungkan pembangunan 60 jembatan di berbagai wilayah Riau. Rabu (03/06/2026)
Seluruh jembatan tersebut kini telah dapat dimanfaatkan masyarakat dan menjadi akses vital yang menghubungkan warga dengan sekolah, kebun, tempat ibadah, hingga pusat aktivitas ekonomi desa.
Pembangunan dilakukan oleh personel gabungan dari Satbrimob, Ditsamapta, dan Ditpolairud Polda Riau sebagai bagian dari implementasi Commander Wish Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, dalam meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan dan kesejahteraan masyarakat.
Manfaat pembangunan jembatan tersebut langsung dirasakan warga. Di sejumlah daerah, para pelajar yang sebelumnya harus mempertaruhkan keselamatan saat melintasi jembatan rusak kini dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman dan nyaman.
Salah satu kisah yang paling dirasakan terjadi di Kabupaten Pelalawan. Sebelum jembatan diperbaiki, para siswa terpaksa membuka sepatu ketika air pasang karena lantai jembatan kerap terendam banjir. Kini, setelah dibangun ulang, mereka dapat melintas dengan nyaman tanpa harus khawatir basah atau tergelincir saat menuju sekolah.
Tidak hanya membantu dunia pendidikan, keberadaan jembatan baru juga membuka akses yang lebih baik bagi petani dan nelayan. Mobilitas menuju lahan pertanian, perkebunan, maupun lokasi penangkapan ikan menjadi lebih lancar sehingga mendukung peningkatan produktivitas dan perekonomian masyarakat desa.
Meski telah menyelesaikan 60 jembatan, Satgas Polda Riau masih terus bekerja menyelesaikan 23 jembatan lainnya yang saat ini berada dalam berbagai tahap pembangunan. Sejumlah proyek bahkan telah menunjukkan progres signifikan dan mendekati tahap penyelesaian.
Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., menegaskan bahwa pembangunan jembatan bukan sekadar pekerjaan konstruksi, melainkan bentuk pengabdian Polri untuk membantu masyarakat.
“Pembangunan jembatan ini adalah bentuk pengabdian dan kepedulian kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan anak-anak bisa pergi sekolah dengan aman, masyarakat bisa beraktivitas dengan lancar, dan roda perekonomian desa tetap berjalan,” kata Kombes Ketut
Ia juga mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang terlibat di lapangan. Menurutnya, berbagai tantangan geografis dan kondisi cuaca tidak menyurutkan semangat anggota dalam menyelesaikan pembangunan.
“Kami Akan Terus Bekerja Sampai Seluruh Target Pembangunan Tahap Kedua Ini Selesai. Semangat Personel Di Lapangan Sangat Luar Biasa Karena Mereka Tahu Jembatan Yang Dibangun Akan Menjadi Harapan Baru Bagi Masyarakat,” kata Dansat.
Program pembangunan jembatan merah putih presisi ini pun mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Selain meningkatkan keselamatan dan kemudahan akses transportasi, program tersebut dinilai mampu menjawab kebutuhan dasar warga di daerah terpencil yang selama ini terkendala keterbatasan infrastruktur.
Dengan rampungnya puluhan jembatan tersebut, Polda Riau tidak hanya membangun sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga membuka akses pendidikan, memperkuat perekonomian desa, serta menghadirkan harapan baru bagi masyarakat di pelosok Bumi Lancang Kuning.







Komentar