BANGKINANG – Allnewsterkini. Com | Suasana penuh khidmat menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang dalam perayaan Hari Raya Natal Tahun 2025. Sebagai bentuk penghargaan atas perubahan perilaku dan kepatuhan selama menjalani masa pembinaan, sebanyak 102 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Kristen menerima Remisi Khusus (RK) Natal, Kamis (25/12/2025).
Pemberian remisi tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia tentang Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Natal Tahun 2025. Penyerahan Surat Keputusan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, kepada perwakilan WBP di Gereja Lapas Bangkinang.
Dalam laporannya, pihak Lapas merincikan besaran pengurangan masa pidana yang diterima oleh para WBP, yakni:
Remisi 15 hari diberikan kepada 24 orang, remisi 1 bulan kepada 66 orang, remisi 1 bulan 15 hari kepada 11 orang, serta remisi 2 bulan kepada 1 orang.
Dalam sambutannya, Kalapas, Alexander Lisman Putra menyampaikan bahwa remisi bukan semata-mata pengurangan masa hukuman, melainkan merupakan bentuk nyata perhatian dan penghargaan negara terhadap warga binaan yang sungguh-sungguh berupaya memperbaiki diri.
“Remisi ini merupakan hak warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, terutama mereka yang berkelakuan baik dan aktif mengikuti seluruh program pembinaan. Ini adalah kado Natal dari negara bagi mereka yang berkomitmen untuk berubah,” ujar Alexander.
Ia juga mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan momentum Natal sebagai dorongan semangat dalam menjalani proses pembinaan.
“Semoga sukacita Natal ini menjadi energi baru bagi saudara-saudara semua untuk terus taat aturan, meningkatkan kedisiplinan, dan mengembangkan keterampilan sebagai bekal kembali ke masyarakat,” tambahnya.
Rasa haru dan syukur turut dirasakan salah seorang WBP yang menerima remisi selama satu bulan. Ia mengungkapkan bahwa remisi tersebut menjadi motivasi besar untuk menjalani sisa masa pidana dengan penuh tanggung jawab.
“Puji Tuhan, saya sangat bersyukur atas kado Natal ini. Terima kasih kepada seluruh petugas Lapas yang telah membimbing kami. Remisi ini membuat saya semakin semangat memperbaiki diri agar bisa segera kembali ke keluarga sebagai pribadi yang lebih baik,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan foto Bersama serta penyampaian ucapan selamat Natal dari jajaran petugas Lapas Kelas IIA Bangkinang kepada seluruh warga binaan yang merayakan.







Komentar